gaya hidup ramah lingkungan

2019-05-09 15:10:00

Tren gaya hidup ramah lingkungan kini semakin digemari. Setelah diperkenalkan dengan cara ramah lingkungan oleh beberapa desainer fesyen, masyarakat pun ditawarkan dengan beragam pilihan produk ramah lingkungan lain, mulai dari perangkat musik, dompet, hingga interior rumah.

Menjalani gaya hidup ramah lingkungan bisa dimulai dari hal yang paling kecil dan dari sendiri, misalnya saja dengan mulai menyortir barang-barang rumah tangga dan pribadi yang akan digunakan. Gaya hidup ramah lingkungan tak melulu bicara tentang menggunakan barang yang diproduksi dari bahan ramah lingkungan tapi juga tentang cara Anda memanfaatkan barang-barang di sekitar agar tidak menambah polusi di lingkungan sekitar.

Berikut tip yang bisa Anda terapkan untuk menuju gaya hidup ramah lingkungan.

1.    Daur ulang barang tidak terpakai

Alih-alih langsung membuang perabot dan barang tidak terpakai di rumah, coba pertimbangkan untuk mengubah fungsi dan mempergunakannya kembali. Konsep daur ulang seperti ini diterapkan oleh produsen Mojo dalam menghasilkan produk mereka. Mojo memanfaatkan drum bekas yang didesain ulang dan kemudian disulap sebagai tempat duduk untuk mempercantik dekorasi rumah yang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang.

Selain Mojo, jenama lain yang juga memanfaatkan barang bekas adalah Dusdukduk. Dusdukduk menyulap kardus bekas menjadi furnitur dan aksesori rumah. Awalnya, Dusdukduk hanya membuat kursi dan meja rakitan dari kardus tanpa perekat, kini mereka menambah rangkaian produk ramah lingkungan lain, seperti mainan, puzzle, elemen interior, instalasi, serta penunjang pameran seni. Bisa juga sebagai produk sarana edukasi dan hobi.

2.    Gunakan produk buatan lokal

Apa kaitannya menggunakan produk lokal dengan ramah lingkungan? Dengan memilih produk lokal, Anda membantu menekan polusi yang berasal dari emisi gas buang tranportasi yang digunakan untuk mendistribusikan barang. Tentu Anda bisa membandingkan mana yang lebih banyak menghasilkan polusi, tranportasi yang digunakan untuk mengirim furnitur dari Italia atau tranportasi yang digunakan untuk mendistribusikan furnitur dari indonesia

3.    Pilih produk berbahan ramah lingkungan

Cara paling mudah menuju gaya hidup ramah lingkungan adalah dengan mulai memilih dan memilah produk yang diproduksi menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Salah satu bahan ramah lingkungan yang cukup banyak digandrungi akhir-akhir ini adalah material kayu.

Tidak sedikit produk yang awalnya menggunakan kulit, karet, atau plastik yang kini dibuat dengan menggunakan kayu, misalnya saja jam tangan kayu. Jenama lokal Woodka memproduksi jam tangan kayu yang terbuat dari gabungan kayu maple, jati, dan sonokeling sebagai bahan dasar.

Keunikan produk lokal ramah lingkungan juga dapat Anda temui pada Environmental Jewelry. Produk perhiasan ramah lingkungan ini menggunakan resin, beras, perak, dan emas yang dibuat tanpa mesin pabrik alias buatan tangan.

4.    Utamakan produk hemat energi

Selain menggunakan produk berbahan dasar ramah lingkungan, langkah selanjutnya adalah memilih produk yang memiliki dampak minim terhadap lingkungan, misalnya saja memilih produk atau perabot yang hemat energi.

Salah satu produk ramah lingkungan dan hemat energi yang dapat Anda pertimbangkan adalah alat pengeras suara yang terbuat dari kayu produksi Ruaya. Alih-alih menggunakan listrik, Ruaya menggunakan prinsip resonansi alami kayu sebagai penghantar suara pada pengeras suara miliknya.

Tak hanya pengeras suara, Ruaya, jenama asal Yogyakarta, Jawa Tengah ini, juga memiliki ragam produk berbahan dasar kayu lain, seperti tas selempang dan clutch. Tautan berikut berisi rangkaian produk yang siap mendukung gaya hidup ramah lingkungan Anda

Messages